inspirator bijak, wiser is better
Kategori

PILKADA BERKAH

image

Pilkada di sebuah daerah biasanya sangat meriah.  Masing-masing calon akan berupaya memenangkan dirinya untuk menjadi pemimpin di wilayahnya.  Upaya ini dalam rangka menarik suara para pemilih sebanyak mungkin sehingga dengan demikian dia lah yang akan menjadi pemenang dalam pilkada tersebut.  Sistem politik yang kotor akan berupaya dengan berbagai cara termasuk cara-cara yang licik pun akan ia lakukan.  Inilah yang membuat sebuah pilkada menjadi tercederai.

Pilkada dengan pemilihan langsung, artinya semua rakyat akan memilih langsung pilihan pemimpinnya.  Sistem ini ada baiknya, sehingga semua orang adalah memiliki suara yang sama.  Tidak ada istilah rakyat biasa ataupun orang terhormat dan kaya, semuanya memiliki satu suara yang sama.  Namun demikian ada juga hal yang menjadi titik lemahnya, diantaranya biaya yang lebih mahal, juga kemungkinan adanya money politic.  Para tim sukses yang menggunakan cara licik akan berusaha untuk membujuk warga agar memilih calon tertentu dengan imbalan sejumlah uang.

Semangat untuk memimpin sebuah daerah berikut semangat untuk mengabdi masyarakat, tentu saja kita apresiasi dengan baik.  Hanya saja para calon yang diusung dari partai politik tertentu tidak semuanya mengusung kebaikan tersebut.  Beberapa oknum menggunakan menjadi pemumpin hanya untuk mengeruk kekayaan lewat saluran korupsi untuk memperkaya dirinya atau golongannya.  Tentu saja hal itu tidak kita inginkan sama sekali.  Semua akhirnya berlomba demi uang dalam pilkada itu.

Di wilayah pemukiman saya sudah lama dibentuk sebuah paguyuban.  Paguyuban ini dibentuk untuk mengorganisir hal-hal yang perlu diatur untuk membuat pemukiman ini menjadi lebih tenang dan tentram untuk dihuni.  Paguyuban ini mengurusi urusan seperti diantaranya keamanan, kebersihan, ketentraman juga kekompakan.  Tentu saja yang ditunjuk jadi pengurus adalah mereka yang mau mengabdkan dirinya untuk masyarakat di lingkungan ini.  Pengabdian ini tanpa gaji atau honor sama sekali.  Pengabdian sebagai ketua atau pengurus lainnya adalah bentuk murni pelayanan pada warga tanpa embel-embel proyek milyaran.  Dengan gambaran seperti ini sobat-sobat dapat melihat bahwa pimpinan paguyuban adalah pimpinan yang pasti tidak diingini oleh para warganya.

Awal bulan ini adalah masa dimana pengurus lama telah habis masa pengabdiannya.  Dengan demikian akan segera dibentuk kepengurusan yang baru.  Ketua paguyuban lalu membentuk KPU alias komite pemilihan umum untuk pemilihan paguyuban.  Singkat cerita, ditentukanlah tanggal untuk memilih ketua yang baru.  Hari sabtu dianggap cocok untuk mengundang sekitar 125 kepala keluarga dalam rangka memilih ketua paguyuban di pemukiman kami.

Dari 125 kepala keluarga yang diundang ternyata hanya 25 kepala keluarga saja yang hadir.  Berapapun jumlah yang hadir tdak menjadi masalah, sehingga dipilihlah ketua yang baru.  Semua yang hadir ternyata tidak mau dirinya dipilih jadi ketua, semua saling tunjuk yang lain saja untuk jadi ketua dan pengurus lainnya.  Betapa sangat berbeda dengan pilkada pada umumnya, dimana banyak orang yang ingin dirinya dipilih jadi pimpinan daerah.  Karena ketua yang lama memiliki track kerja yang bagus, akhirnya dimusyawarahkan menujumufakat bahwa ketua yang lama tetap terpilih menjadi ketua yang baru.  Dengan waktu yang singkat, biaya yang murah, tanpa pertumpahan darah akhirnya terpilihlah ketua paguyuban untuk periode yang baru.

Selama menjabat sang ketua berbicara bahwa jabatan ini adalah sebuah amanah.  Kepercayaan yang diberikan adalah sebuah tantangan.  Meski tanpa bayaran, tugas tetap perlu dijalankan, meski kadang beberapa warga ada yang hanya bisanya marah atau protes dengan sesuatu kasus yang terjadi di wilayahnya, tugas sebagai ketua tetap dia jalani dengan penuh kesukacitaan.

Pilkada memang penuh semangat untuk mencapai kemenangan dan penuh juga dengan godaan, karena di dalamnya bergelimang uang. Namun pilkada di wilayah pemukiman saya ini penuh pengabdian, karena di dalamnya penuh keberkahan.

Sat, 4 Mar 2017 @23:58

fan page Wise to Win

facebook

 

 

 

 

 

twitter
fan page Wise to Win
Copyright © 2021 INSPIRATOR BIJAK · All Rights Reserved | powered by sitekno