inspirator bijak, wiser is better
Kategori

CARA BERMAKSIAT DENGAN AMAN, BEBAS DARI SIKSAAN TUHAN

image

Aku telah banyak berbuat maksiat tapi susah sekali untuk bertobat, nasihatilah aku wahai guru bijak agar aku mampu meninggalkan segala dosa ini ... ! itulah permintaan seorang murid pada gurunya.

Sang guru kemudian menyeru, “ wahai pemuda, jika engkau ingin bermaksiat maka bermaksiatlah dan nikmatilah. Akan tetapi setelah engkau mampu melewati 5 hal berikut ini.   Jika engkau mampu melewatinya silakan bermaksiat sesuka hatimu tanpa ada dosa dan azab untukmu.”

Dengan girang sang pemuda menjawab, “mantabs guru, segera ceritakan apa sajakah itu ?”

Sang guru mulai menjelaskan, “hal pertama adalah, jika engkau akan bermaksiat jangan dilakukan di bumi milik Allah. Silakan bermaksiat di bumi atau alam yang lain !”

Sang pemuda hanya melongo, “ mana mungkin guru, seluruh bumi adalah bumi-Nya Allah, semua milik Allah tak terkecuali. Dimana lagi bisa maksiat ? sulit sekali”

Sang guru menjawab, “apa engkau tak malu, di atas bumi Allah engkau dengan bebasnya bermaksiat tanpa merasa berdosa ?”.

Sang guru kemudian melanjutkan, “Hal kedua yang perlu kamu lewati jika tetap ingin bersuka ria dengan maksiatmu adalah jangan makan rejeki dari Allah !

Sang pemuda kini kaget, “waduh ! semua rejeki ya dari Allah, semuanya ada dari-Nya. Hal kedua ini juga sangat tak mungkin guruku”

Sang guru menjawab,”apa engkau tak malu terus bermaksiat, sedangkan engkau hidup enak, semua yang kau nikmati adalah rejeki dari Allah”.

Sang guru kembali melanjutkan,”Hal ketiga adalah silakan bermaksiat di sebuah tempat dimana Allah tidak dapat melihatmu”

Kembali pemuda itu melongo, “ yah mana bisa itu guru, Allah Maha Mengetahui”

Sang guru menjawab,” kemana lagi kau akan pergi ? Dia mengetahui semut hitam di kegelapan malam.  Allah Maha Tahu yang tersembunyi dan yang terlihat”.

Sang guru berikutnya memberikan hal ke-empat untuk bisa dilalui sang pemuda sehingga dapat bermaksiat dengan sesuka hati tanpa takut azab Allah, “Hal ke-empat adalah jika kematian datang mencabut nyawamu, maka mintalah malaikat agar bisa ditunda sehingga kamu bisa bertobat terlebih dahulu dari semua maksiat”

Sang pemuda betul-betul terkatup mulutnya, lalu dia berujar, ”wahai guruku, kita tidak dapat menolak kedatangan malaikat maut”

Sang guru menjawab,”itulah pemuda, kita semua tidak dapat menunda atau mempercepat kematian”

Berikan aku hal terakhir wahai guru ...

Sang guru memberikan hal kelima,”Jika penjaga neraka menarikmu ke lembah api neraka jahanam, maka menghindarlah darinya lalu segera berlari ke syurga jika kau bisa”

Sang pemuda menutup mukanya dengan tangan sambil berujar, “cukup guru, cukuup ...! tak mampulah kita pergi dari bumi Allah, tak mungkin kita makan selain rejeki dari Allah, tak mungkin kita menghindar dari pengamatan Allah, tak mungkin kita menolak malaikat maut menjemput kita jika ajal sudah tiba, tak mungkin pula kita menghindar dari penjaga neraka. Doakan aku guru, aku putuskan segera bertaubat dan beribadah sebaik-baiknya”

Sang guru bersyukur, “ Alhamdulilah .... sama-sama kita berjuang, kita perlu saling mendoakan”

 

Sumber : Kisah seorang ulama besar Islam


6 Komentar
image

Thu, 2 Mar 2017 @07:30

Puji Agus

Mantab ... ð

image

Thu, 2 Mar 2017 @14:53

arief risman

terima kasih pak Puji atas kunjungannya

image

Thu, 2 Mar 2017 @19:32

Istiq

Subhanallah ð

image

Fri, 3 Mar 2017 @07:56

TatiK Annisa MJ

Menginspirasi sekali pak. terima kasih sudah mengingatkan lewat tulisan ini.

image

Fri, 3 Mar 2017 @15:49

Gilang prarifta

Wah bagus pak

image

Sun, 5 Mar 2017 @00:06

arief risman

alhamdulilah, terima kasih Istiq, Tatik, Gilang untuk komen dan kunjungannya ... semoga bermanfaat, aamiin


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

fan page Wise to Win

facebook

 

 

 

 

 

twitter
fan page Wise to Win
Copyright © 2021 INSPIRATOR BIJAK · All Rights Reserved | powered by sitekno